BAGONG NJAMBAL (1)
Bani Togog Menjual Tuhan Kemana-mana
Opini SABTU, 05 OKTOBER 2019 , 05:54:00 WIB
MALAM makin larut. Bagong duduk di teras rumah. Sendiri. Sudah beberapa hari ini dia tidak ketemu Gareng, apalagi Petruk. Batang hidung saudaranya yang panjang ini sudah lama menghilang. Katanya mengembara. Entah mengembara kemana.
Mata Bagong menerawang jauh. Dia ingat guyonan saat masih bersama saudara-saudaranya. Sesekali tatapannya jatuh dalam sekelebatan bayangan malam. Lalu, menghilang. Rasa kantuk mulai menyergap. Teklak-tekluk.
Eit, dia kembali sadar. Belum saatnya tidur. Masih ada yang mengganjal di benak.
Yaitu: rakyat.
Belakangan ini rakyat mulai tidak tentram. Kerajaan Lojitengara bukan lagi tempat aman untuk ditinggali. Makin tidak aman setelah kerajaan dipimpin Prabu Welgeduwelbeh.
Komentar Pembaca
Bu Megawati, Kok Gitu Amat?
KAMIS, 03 OKTOBER 2019
Ibu Megawati Tolak Salaman
RABU, 02 OKTOBER 2019
Plus Minus Jalur Independen Di Pilkada
RABU, 02 OKTOBER 2019
Selangkah Lagi Puan Maharani Menggantikan Megawa ...
RABU, 02 OKTOBER 2019
Mengapa Orang Papua Marah Pada Pendatang?
SENIN, 30 SEPTEMBER 2019
Pemerintah Alpa Dengan Tragedi Kemanusiaan Di Pa ...
SABTU, 28 SEPTEMBER 2019





